Muhasabah

Antara Proses Pembelajaran dan Nilai

Terkadang siswa ataupun mahasiswa memiliki tanggapan berbeda-beda mengenai nilai. Sebagian berorientasi pada nilai yang harus dicapai, walaupun menjiplak (plagiat) milik orang lain pun tak masalah, ataupun mengikuti suatu perkuliahan tanpa memenuhi jumlah standar kehadiran diakhir semester sibuk memaksakan diri untuk ikut semesteran demi mendapatkan nilai. Apabila diperhatikan artinya segala cara ditempuh untuk mendapatkan nilai walaupun sedikit memaksakan diri.

Apabila dicermati, nilai merupakan otomatisasi dari suatu proses pembelajaran ataupun perkuliahan. Jika proses yang diikuti tidak baik, suatu hal yang mustahil hasilnya akan baik. Begitu pun sebaliknya. Mari kita sedikit memahami seberapa penting mendapatkan nilai tanpa mengikuti suatu proses pembelajaran, artinya pola pikir untuk suatu mata pelajaran ataupun perkuliahan tidak didapatkannya.

hal yang dikhawatirkan ketika sudah memasuki dunia kerja, dapat menghalalkan segala cara untuk mendapatkan suatu tujuan, yang padahal halal dan haram sudah jelas perbedaannya, jika pola pikir sekolah dan perkuliahan hanya berorientasikan nilai dengan sedikit proses, pola ini kemungkinan akan terbawa ke dunia kerja.