Kenali Modus Operandi Cybercriminal di Tahun Ular Air

Dunia telah mengalami titik perubahan dalam hal kejahatan dunia maya. Sama seperti dunia maya yang bersatu dengan privateers cyber dan masih banyak negara lainnya yang  menjadi tempat persembunyian bagi para pembajak modern. Disinyalir tahun 2013 adalah era pencapaian para hacker dalam menggelar aksinya.

Dalam prediksi Trend Micro baru-baru ini yang dirilis di 2013, Raimund Genes selaku CTO Trend Micro, mengilustrasikan visi strategis cybercrime di masa mendatang. Pada prediksi kali ini lebih menyoroti perkembangan ancaman yang akan dihadapi di tahun 2013, secara lebih spesifik lagi aksi serangan yang digunakan oleh pelaku kriminal dunia maya. Raimund memprediksi bahwa para penyerang akan mengubah strategi dalam pengembangan malware ke tingkat yang lebih canggih dengan memfokuskan dalam penyusupan jaringan demi menghindari

Penting untuk diketahui dan diakui akan adanya risiko yang akan dihadapi saat kita menghadapi dunia bisnis dan gaya hidup digital pada umumnya. Hal ini juga penting diwaspadai  mengingat bahwa kita harus mulai untuk meningkatkan kesadaran yang digunakan oleh para pelaku sehingga dapat mempertahankan bidang bisnis dan keuangan.
Trend Micro pun menyetujui dengan adanya perubahan strategi penjahat cyber. Sebuah perubahan dramatis dalam modus operandi kriminal di dunia maya yang diprediksi terjadi di tahun 2013. Trend Micro memprediksi adanya 5 teknik modus operandi serangan yang bakal marak di 2013:

 

  1. Man-in-browser attack mulai marak:  Maraknya penggunaan e-banking dan mobile banking jelas mengundang penyerang untuk mencuri informasi pengguna. Tidak seperti metode phishing tradisional yang menggunakan link dalam body email langsung kepada pengguna ke situs web palsu dan meminta mereka untuk memasukkan data, man in the browser hanya menangkap data yang pengguna masukkan. Pengguna sama sekali tidak menyadari bahwa datanya dibajak, karena ia berinteraksi dengan situs yang sah.
  2. Watering hole attacks menjadi pilihan serangan: Teknik ini akan meningkat ketika penjahat cyber tidak langsung menuju pada target inidividu sebagai korban, tapi dengan menginfeksi website terpercaya yang sering dikunjungi si individu. Ketika itu maka secara tidak sadar setelah penjahat mendapatkan celah keamanan pada website tersebut, mereka akan menyerang Anda
  3. Mobile Malware, seiring dengan meningkatnya kepemilikan android , maka mobile malware akan menyebar dan menjadi metodologi serangan yang lebih berbahaya dan otomatis menyertakan kemampuan kedekatan serangan.
  4. Cross Platform attack, serangan yang terjadi pada beberapa sistem operasi yang berbeda, seperti Jacksbot, akan marak dilakukan
  5. Hypervisor attack: serangan terhadap infrastruktur cloud akan dimulai lebih awal dari yang diperkirakan untuk mencuri data penting perusahaan

sumber: chip.co.id

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s