Pendidikan Karakter Ala Luqman

Memang benar pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini, karakter itu harus dibentuk dari bibit yang memakan makanan yang baik dan halal, selama dalam kandungan pun perlu dibina dengan membiasakan melakukan hal-hal yang positif, diberi makanan yang baik dan halal juga.

Saat ini tingkah laku menyimpang anak remaja sudah mendekati tindak kriminalitas, akankah kenyataan ini terus terjadi ? pertikaian antar suku, perselisihan paham yang menyebabkan suatu golongan tertindas dan hal-hal lainnya yang terjadi di lingkungan kita.

Pendidikan Karakter “Rasa Syukur”

Dalam AL-Qura’an Surat Luqman Ayat 12 yang artinya:

12. dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.

Bersyukur dengan apa yang kita capai saat ini merupakan suatu hal yang musti dilakukan. Bersyukur menjadi guru berarti melakukan tugas guru dengan baik, juga seterusnya. Bersyukur tidak berarti pesimis menerima apa yang ada, berusaha dengan tidak meninggalkan kewajiban yang utama.

Pendidikan Karakter “Menghormati Orang Tua”

dalam ayat selanjutnya menjelaskan:

14. dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun[1180]. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

15. dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Ya … orang tua yang telah melahirkan kita, mendidikan dan membesarkan kita hingga mengantarnya pada kemandirian, tahan terhadap terpaan angin kehidupan. Insya Allah sikap ini akan terlihat ketika anak berada di sekolah. Sikap anak terhadap guru cerminan sikapnya pada orang tua di rumahnya masing-masing.

Namun saat ini di sekolah, terdapat siswa “emas”, ya …. mereka anak-anak orang yang punya kedudukan, jika kita bersikeras dengan sikap kita untuk meluruskan etika, terkadang kita yang terpental jauh oleh “kekuatan status sosialnya”.

Walaupun orang tua dalam posisi yang salah pun, tetap kita sebagai anak harus menemani, merawatnya hingga akhir hayatnya.

Pendidikan Karakter “Kejujuran”

Dalam ayat selanjutnya menjelaskan:

16. (Luqman berkata): “Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus[1181] lagi Maha mengetahui.

inti yang perlu diambil adalah sikap jujur, apapun yang dilakukan selalu menimbang perasaan orang lain. Terkadang kita menjerit ketika ketidakadilan terjadi pada diri kita sendiri, namun ketika hal itu terjadi pada orang lain kita bersikap tenang tanpa ada rasa bersalah. Tanamkan kejujuran pada anak sejak awal dengan mencari rizki yang halal dan dibelanjakan makanan yang baik.

Pendidikan Karakter “Rendah Hati”

Dalam ayat selanjutnya dijelaskan

18. dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

19. dan sederhanalah kamu dalam berjalan[1182] dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

Ya … ilmu padi, semakin berisi dia akan semakin menunduk, tidak meredahkan orang ketika kita mendapat suatu kehormatan, tidak gila hormat ketika mendapat suatu jabatan, tidak merendahkan orang yang lebih muda dari kita.

Dalam dunia kerja inilah seperti ada suatu penghalang, senioritas dan junioritas. Terkadang keluar rasa ego mengenai siapa yang lebih lama ditempat tersebut, baik dengan ucapan ataupun tingkah laku. Ya … rendah hati juga terhadap pendapat atau hasil survey mengenai pendidikan di Indonesia, karena tidak semua kritik menjatuhkan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s