Review Sistem Pendidikan Indonesia

Setelah membaca posting berita tentang Sistem Pendidikan Indonesia Terendah di Dunia di Kompas.com. Lumayan membuat miris hati dan pemikiran. Apabila kita melihat ke lapangan, pelaksanaan pendidikan terkadang didukung dengan fasilitas yang kurang memadai. Anak saya sekolah di SDN X saja buku paket yang digunakan tahun 2008, memang setiap buku bermanfaat, tapi setidaknya ada perbaikan atau revisi materi jika menggunakan buku yang baru.

Berbagai masalah timbul dilapangan, hal itu timbul  karena berbagai kepentingan yang dibawa oleh masing-masing pemegang kebijakan di sekolah. Di Finlandia tidak ada yang namanya pengawas sekolah, tapi proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik, kepala sekolah dan guru bersinergi untuk memajukan dan mencapai target kurikulum nasional.

Selain tingkat partisipasi masyarakat untuk mendukung pendidikan pun dibutuhkan, seperti contoh ketika blockgrant masih digulirkan ada yang namanya dana pendamping, sekitar 25% dari total bantuan yang diberikan penerintah. Sedikit coretan review  orang dusun tentang sistem pendidikan Indonesia yang perlu diperbaiki:

  1. Menghilangkan pengaruh jabatan orang tua terhadap penegakan disiplin anak di sekolah. Contoh anak pejabat daerah, anak anggota dewan atau anak guru itu sendiri agar mengetahui etika dengan baik. Apabila terjadi pihak sekolah tidak memiliki profesionalitas yang baik.
  2. Kerjasama antar junior dan senior harus harmonis, tidak hanya pendelegasian pekerjaan saja dengan junior, dikala bekerja diluar jam harus dipikirkan tuh … perutnya
  3. Prinsip kerja ABS, semua dibuat baik karena asal bapak senang
  4. Bermuka dua hanya sekedar mendapat posisi di sekolah, sedangkan kewajiban mengajar agak kendor
  5. Fasilitas TIK yang perlu diperbaiki dan mendapat perhatian yang extra

dan lain-lain lah… sulit juga untuk membeberkan satu persatu, tinggal bertafakur aja untuk menjawab tujuan menjadi guru.

Kabar baik juga seperti yang release di kompas.com dengan janji kemdikbud untuk membenahi infrastrujtur TIK didaerah, mudah-mudahan janjinya cepat tereaslisasi berikut pemeliharaannya, karena perawatan lebih berat dari pengadaan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s